Yakinkah, Kita Dapat Syafaat Nabi Muhammad SAW ?

Yakinkah, Kita Dapat Syafaat Nabi Muhammad SAW ?

KH Zuhrul Anam Hisyam berbincang dengan KH Thoifur Mawardi Purworejo dan KH Athourrohman Hisyam (Abah Thour) saat Haul Mbah Hisyam tahun 201 (Foto; Mufid Majnun)

BEGITU memasuki bulan Maulid, KH Zuhrul Anam Hisyam (Gus Anam) dipastikan full jadwal dakwah keliling, kampung ke kampung. Satu Majelis ke majelis lain. Dari satu pesantren ke pesantren lain, hingga dari satu kota ke kota yang lain. Tidak jarang, Gus Anam dalam sehari harus mengisi pada tiga tempat berbeda.

Meski demikian, selain dakwah keluar, Gus Anam juga menyisihkan waktu untuk ngaji rutin dengan santri, termasuk ‘mengisi’ acara Muludan di Ponpes At Taujieh Al Islamy 2 Andalusia, yang diselenggarakan para santri.  Seperti pada saat ‘At Taujieh Bermaulid’, 12 Desember 2017 setahun lalu. Gus Anam dengan jelas menggambarkan, benarkah kita bisa mendapatkan Syafaat Nabi Muhammad SAW kelak?

Ini penjelasan Gus Anam:
Setiap Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, saya membayangkan Padang Mahsyar. Pada Sebuah Kitab Sohih, dikatan, kelak orang dikumpulkan selama 50.000 tahun dalam keadaan susah. Ketika orang-orang meminta tolong pada Nabi Adam AS, Nabi Ibrahim AS, Nabi Musa AS semua tidak sanggup. Dan akhirnya, datanglah manusia pada Nabi Muhammad SAW meminta syafaat.

Dan atas izin Alloh SWT, hanya Nabi Muhammad SAW yang mampu memberikan syafaat. Pertanyaannya, di sebelah mana posisi kita ketika di Padang Mahsyar kelak? 1 kilometer, 10 kilometer atau berapa? Karena, pada lingkaran utama sudah ada ashabu Rosulillah SAW yang jumlahnya 114.000.

Maka, dengan penuh harapan, semoga melalui Peringatan Maulid Nabi Muhammad SAW, kita semua benar-benar termasuk orang yang mendapat karunia dari Alloh SWT. Maulid adalah memperingati lahirnya Peradaban baru, dan menjadi bukti kecintaan kita pada Nabi Muhammad SAW. Dan tidak ada cinta, kecuali kita mengikuti semua tingkah laku orang yang kita cintai. Kita yang memperingati Maulid semoga benar-benar menjadi pilihan dan Khususnya mendapat syafaat Nabi Muhammad SAW kelak di Yaumil Qiyamah. Amin.

*Maka, sudah semestinya kita yakin dan rayakan Maulid Nabi Muhammad SAW dengan penuh suka cita dan memperbanyak amal baik. Terus meningkatkan kualitas ibadah kepada Allah SWT. Majelis Maulid adalah Majelis Ilmu dan Majelis Rasulullah SAW. Semoga, kelak kita mendapat Syafaat Nabi Muhammad SAW di Yaumil Qiyamah. Amin.(*)