Gus Anam Siapkan ‘Perguruan Tinggi Pesantren’

Gus Anam Siapkan ‘Perguruan Tinggi Pesantren’

Menuju Ma’had Aly Andalusia

Dirjen PD Pontren Dr Zayadi menerima perwakialan Ma’had Aly Andalusia di lantai 8 Kemnag RI, belum lama ini. Proposal sudah masuk dan menunggu izin Ma’had Aly Andalusia keluar.

 

Bismillahirrohmanirrohim. SMP-SMA Islam Andalusia di bawah Yayasan Al Anwar Al Hisyamiyyah begitu pesat tumbuh dan berkembang. Saat ini bahkan sudah ada dua lembaga SMP, masing-masing SMP Islam Andalusia 1 dan SMP Islam Andalusia 2 karena tingginya ‘permintaan’ masyarakat. SMA Islam Andalusia juga terus tumbuh tak kalah pesat.

Tumbuh kembang SMP-SMA selain karena kekuatan internal dan personal yang ada di dalamnya, juga tidak lepas dari dukungan konsep ‘the real boarding school’. Dimana, pautan siswa adalah santri, dan santri adalah siswa benar-benar berjalan secara esensial. Maka, keberadaan Madrasah Diniyyah di Pesantren menjadi faktor penting.

Madrasah Diniyyah langsung dalam komando Syaikh KH Zuhrul Anam Hisyam (Gus Anam) sebagai pengasuh. Kurikulum, hingga detil capaian diawasi betul Gus Anam karena keyakinan bahwa santri harus matang (tafaqquh fiddin). Seperti target hafalan, hingga tahapan mulai Jurumiyah Jawa hingga Alfiyah yang jelas terprogram.

Dengan total sekitar 2.000 santri, Tahun 2019 ini, secara resmi Ponpes At Taujieh Al Islamy 2 mengajukan izin operasional ke Kementerian Agama RI untuk Ma’had Aly Andalusia. Ini merupakan, tindak lanjut madrasah diniyyah yang sudah ada sebelumnya. Sekaligus fasilitasi santri yang ingin melanjutkan jenjang setara strata 1 (S1) tetapi tetap bersama Syaikh Zuhrul Anam Hisyam.

Ma`had Aly adalah sebuah perguruan tinggi pesantren yang telah diatur melalui Peraturan Menteri Agama Nomor 71 Tahun 2015. Hingga saat ini telah berdiri sebanyak 35 Ma`had Aly yang tersebar di berbagai wilayah tanah air (tahun 2018).

Fokus study Mahad Aly Andalusia adalah Pendidikan Bahasa Arab. Secara teknis, Gus Anam sendiri sudah sedemikian kuat komitmen pendidkan bahasa Arab. Mulai dari mendatanhkan langsung ustadz dari Mesir, hingga tiga kali mengadakan Dauroh Tadribiyyah Lughotil Arobiyyah juga tutor dari Mesir, Syaikh Mahmud Abdurrahman Hijazi.

Terakhir, tentu Ponpes At Taujieh Al Islamy mohon doa restu semua wali santri, muhibbin, ikhwan thoriqoh dimanapun berada. Semoga Allh ridlo dan memberi kemudahan atas ikhtiar ilmiah kami. Terkhusus kidmah, nderekke Syaikh Zuhrul Anam khidmah pada ilmu. Amin.

salam.